Jumat, Agustus 27, 2010

Usaha Penyewaan Alat Musik

Beberapa hal yang perlu dan penting diperhatikan untuk bertahan dalam bisnis rental studio musik atau Penyewaan Alat Musik.

1. Selalu utamakan konsumen adalah Raja.
Perlakukan seistimewa mungkin dan tegur seramah mungkin. Sering memang stick drum patah oleh pada penyewa rental, bukan berarti kita berhak untuk marah-marah. Sering terjadi skin snare bolong karena penjiwaan lagu dengan beat menggebu-gebu kita berhak untuk ngomel-ngomel. Bagaimana pun juga penyewa mengeluarkan koceknya untuk menyewa studio musik atau Penyewaan Alat Musik mengasah keterampilan mereka dalam bermain musik. Di sini perlu disusun aturan mainnya, jika ada peralatan yang rusak tidak disengaja maupun disengaja, pemilik alangkah baiknya menempelkan aturan-aturan mainnya di tempat yang mudah dilihat.

2. Pemeliharaan Barang
Penting sekali untuk meremajakan peralatan studio musik secara berkala, minimal maintenance-nya. Skin pada drum jika memang sudah tidak bisa mengeluarkan suara yang diinginkan bisa di ganti atau minimal di”tunning” ulang. Snar-snar pada gitar untuk diremajakan agar tetap dalam konsidi bagus. Perawatan kebersihan pada alat dan instrument lebih baik jika dilakukan 1 jam sebelum studio rental dibuka.

3. Beriklan
Secara bertahap menyebarkan iklan dan promosi studio musik (Penyewaan Sound System) berupa selebaran-selebaran di sebar langsung di jalan atau di tempel di tempat-tempat yang sering dikunjungi. Sekolah, Kampus, Wartel dan kalau perlu di pinggir-pinggir jalan juga bisa. Dan jangan lupa sebarkan iklan-iklan tersebut sesuai dengan waktunya. Misalkan menjelang liburan atau menjelang malam minggu. Promosi ini hukumnya wajib untuk dilaksanakan minimal sebulan sekali, jangan menganggap kegiatan ini hanya buang-buang uang saja. Sebetulnya tidak, cara ini efektif untuk mencari langganan baru.

Sediakan juga stiker untuk dibagikan kepada para penyewa (Penyewaan Sound System), trik lama ini sebetulnya sangat efektif, beneran dech ! suwer! apalagi jika sticker yang kita buat sangat menarik (Event Organizer).

4. Program dan Diskon
Adakan selalu program diskon-diskon yang menarik. Misalnya; tiga kali menyewa studio minmal 2 jam akan diberikan gratis 1 jam penuh. Atau minimal 3 jam sewa akan diberikan free softdrink. Bisa juga minimal 3 jam sewa akan dapat voucher yang dikumpulkan sampai 10 voucher bisa ditukarkan dengan 1 jam sewa gratis. Apa saja dan bagaimana saja caranya.

Seperti yang pernah saya tuliskan jika usaha seperti ini adalah usaha Event Organizer yang “sangat lama” untuk “balik modal” Karena apalagi ini termasuk usaha Jasa. 1 tahun pertama adalah 1 tahun buang-buang uang, ya! untuk menjaring penyewa baru, untuk iklan, dan bertahan hidup jika sedang kosong penyewa, bertahan hidup ini maksudnya untuk bayar operator, retribusi sampah. listrik, telepon dan lain-lainnya. Sekedar secuil saran kecil bisa juga sambil berjualan baju-baju yang berhubungan dengan musik. Atau aksesories lainnya yang berhubungan dengan musik, misalnya selain kaos, aksesories seperti bandana, kalung, cincin, anting dan lain-lainnya.

gnamusic.wordpress.com

Salam,

Sejuta Pengusaha

Senin, Agustus 23, 2010

Tips Buat Website Gratis

Bagi anda yang pengen punya website sendiri, tetapi masih ada kendala keuangan, minim pengalaman bikin website, ga tau menahu apa itu web programming, atau background anda bukan it, mungkin cara berikut akan sedikit membantu anda untuk mewujudkan “keinginan” anda untuk mempunyai / membuat website gratis, gratis…

bikin website
itu mudah, biar gampang dimengerti, membuat website sama halnya jika anda mau membuat / membangun sebuah bangunan. Sebelumnya, saya ingin memaparkan apa-apa saja yang dibutuhkan untuk membuat website murah (bangunan anda) :

1. Domain, apa itu domain? Domain adalah alamat website anda, atau sering disebut dengan url. Analoginya, jika anda mau bangun rumah, anda harus punya alamat bukan? Contoh : “jl semrawut no 13 jakarta pinggiran” ini adalah domain rumah anda pada dunia nyata. Maka, untuk punya “rumah” di dunia maya (internet) anda juga perlu punya alamat / domain (e.g. Namasaya.com, sayakeren.net, dkk).

2. Hosting dalam
bikin website gratis, setelah punya alamat (domain), anda harus punya lahan / tanah yang sesuai dengan alamat anda untuk bisa diisi sesuatu (akan dibangun sesuatu). Di internet, tanah tersebut dinamakan “hosting”. Anda bisa mendapatkan hosting ini sepaket dengan domain website murah, disini diasumsikan terpisah..

3. Content saat
bikin website gratis, setelah punya “lahan” dan “alamat”, maka anda siap membangun bangunan yang anda inginkan. Bangunan inilah yang disebut (content). Jadi, orang-orang atau kerabat anda tidak bingung jika mampir ke “alamat” yang anda berikan ternyata masih berupa “lahan kosong” tanpa bangunan. Untuk itu, perlu diisi / dibangun sebuah bangunan bukan? Di dalam dunia maya, content ini bisa bermacam-macam, ada website, blog, e-commerce, dkk.

4. Tools, supaya ketiga langkah diatas sukses, tentunya anda butuh suatu “alat” untuk membangun bangunan anda kan? Bisa pake mesin traktor atau alat berat lainnya untuk merealisasikan bangunan anda. Untuk kasus ini, “alat” tersebut digunakan untuk meng-upload content yang telah anda persiapkan ke hosting
website gratis anda. Misal anda mau pake wordpress sebagai content dan mau meng-upload content tersebut, maka anda butuh aplikasi / tools ftp client. Tools ini sering dinamakan “ftp application”

Dukung kampanye
stop dreaming start action sekarang

http://bangsanegara.web.id

Salam

Fadil Arif
Sejuta Pengusaha


Jumat, Agustus 20, 2010

Estimasi Beaya Usaha Service Printing

Digital Printing adalah Usaha percetakan yang menggunakan teknologi digital. Lingkup kerjanya mulai dari mendesain hingga mencetak ke media kertas, plastik, kaca, dan lain-lain. Bahkan sekarang ada mesin yang bisa mencetak lima jenis media sekaligus yaitu untuk kaos, topi, kain, mug, pin, dan sebagainya.

Kelebihan dari Digital Printing adalah desain sablonnya bisa seperti foto sehingga konsumen bisa membawa file fotonya sendiri lalu dicetak di media yang dipilih. Proses pembuatannya juga sangat cepat, antara 10-15 menit. Jadi, usaha ini cocok dijalankan di mal atau tempat-tempat ramai lainnya.

Boleh dibilang, usaha Digital Printing Services adalah salah satu jenis usaha yang cukup favorit. Secara umum, modal yang besar tentunya akan mempermudah melakukan usaha. Namun, bukan berarti modal kecil akan menghambat usaha. Anda bisa memulainya dari networking terlebih dahulu samapi mencari investor, customer, partner, dan supplier.

Adapun pengetahuan dan keterampilan yang harus anda miliki adalah:
1. Pengetahuan tentang komputer, dan software yang digunakan untuk percetakan, seperti Adobe Photoshop, Pagemaker, InDesign, Corel Draw, dan Freehand.
2. Pengetahuan tentang jenis-jenis media cetak.
3. Kreativitas untuk mendesain grafis.
4. Informasi harga.

Untuk membuka bisnis Digital Printing Services ini, anda memerlukan persiapan yaitu ruangan untuk showroom dan bekerja, perangkat komputer, printer warna, lisensi untuk membeli software komputer, meja kursi untuk bekerja, aneka jenis dan ukuran media cetak, gaji untuk desainer grafis, administrasi, dan tenaga penjualan, juga biaya operasional (listrik, telepon, servis komputer, dan tinta printer).

Perkiraan Modal Awal
1 unit komputer Pentium 4 = Rp 3.000.000
1 unit printer laser untuk film sablon = Rp 1.000.000
1 unit scanner = Rp 500.000
1 unit printer inkjet = Rp 500.000
Sewa tempat = Rp 7.000.000
Kertas per bulan = Rp 250.000
Listrik = Rp 200.000
Telepon = Rp 200.000
Refill tinta dua printer = Rp 35.000
Refill tinta laser jet = Rp 125.000
Total Biaya adalah = Rp 13.950.000

Kiat-kiat untuk menajalankan usaha Digital Printing Offset ini adalah:
1. Tentukanlah media seperti kertas (undangan, poster, majalah, foto, peta), plastik atau fleksi (spanduk, banner, kaca (gelas, mug), dan kain kaus, payung, spanduk. Pemilihan media akan membantu anda menentukan peralatan kerja, sdm, dan pesan dalam media promosinya.
2. Pilih lokasi Printing Offset Company yang strategis di dekat perkantoran, kampus, atau mal. Pemilihan lokasi tergantung pada target konsumen anda.
3. Rancang desain ruangan yang sefektif mungkin, misalnya ruangan desain, ruang tamu, ruang administrasi, dan peletakan peralatan.
4. Beli peralatan Printing Services yang diperlukan. Awalnya anda bisa membeli dalam jumlah yang minim kemudian bisa ditambah jika usaha makin maju.
5. Rancangan konsep pemasaran Printing Offset Company, mulai dari nama, papan nama usaha, spanduk, brosur, dan sebagainya.
6. Cari tenaga kerja yang bisa membantu pekerjaan anda, seperti desainer grafis, tenaga administrasi, dan penjual.

ukm-umkm.blogspot.com

Salam

Sejuta Pengusaha

Selasa, Agustus 17, 2010

Bisnis Towel Cake

Sesuai dengan namanya, Towel Cake menghadirkan aneka kue beragam warna dan bentuk. Ada mini tart dengan topping krim kebiruan, swiss roll dengan coklat pada bagian tengahnya, atau muffin warna pink dengan hiasan cherry atau strawberry.

Sekilas kue-kue itu sangat menggugah selera. Lihat saja tart lapis teh hijau dengan topping irisan strawberry pada bagian atasnya, membuat jari telunjuk tidak sabar segera mencolek dan memasukkan sebagian krimnya ke mulut.

Atau setangkup sandwich dengan keju bagian tengahnya, membuat perut terasa lapar membayangkan mulut ini melumatnya.

Tapi tunggu dulu!
Towel Cake bukan layaknya cake yang bisa dikonsumsi seperti biasa. Kue-kue ini hanya artifisial alias palsu karena bahan kue ini terbuat dari handuk.

Sekilas kue ini seperti kue asli, namun jika diangkat dari wadah dan dibongkar, barulah ketahuan kue-kue itu terbuat dari handuk.

Karena tekstur kain handuk yang lembut dan mengembang serta dibentuk seperti kue sekilas penampilan Towel Cake sangat lezat disantap.

Bukan hanya tekstur kain yang mirip roti
cake asli, kain hiasan pelengkap warna-warni membuat tampilannya semakin cantik dan tampak lezat. Ditambah lagi irisan strawberry atau cherry yang sangat mirip aslinya.

Sebagian menjadikannya sebagai souvenir pernikahan (
towel cake bridal/towel cake gift), parcel, bingkisan ulang tahun, kado kelahiran, ataupun persembahan keluarga calon mempelai.

www.indofamilybisnis.com


Minggu, Agustus 15, 2010

Bisnis Yang Belum Diminati

Tidak mudah membangun sebuah usaha industri rumah tangga yang baru. Apalagi jika barang kerajinan lampu gantung yang diproduksi penjual lampu tersebut masih tergolong belum banyak diminati orang. Pemilik usaha dan penjual lampu gantung Dian Lamps & Damar Collection Atik Purwanto mengatakan, berhasil tidaknya usaha kerajinan tangan lampu hias sangat tergantung dari ketekunan, kesabaran, kreativitas, dan modal penjual lampion.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah mengikuti selera pasar. Atik mengatakan, untuk produk tertentu, termasuk lampu gantung hias, pembeli cenderung ingin tampil beda dengan barang produksi sejenis yang dimiliki orang lain.
"Pembeli selalu menginginkan model lampu lampion yang didesain sendiri. Makanya, sebagai perajin lampu gantung harus melihat selera pembelinya," kata Atik yang selalu mengutamakan desain lampu hias dari pembeli, di samping menciptakan model lampu gantung hias dari diri sendiri.

Untuk mendapatkan model baru, dirinya selalu memodifikasi dengan memadukan desain penjual lampu yang ditawarkan pembeli dengan rancangannya.
Memperoleh lampu hias dari penjual lampu gantung tetap awet dan bersih, Atik menyarankan, seharusnya dirawat secara teratur. "Sebenarnya, merawat produk jual lampion ini sangatlah mudah. Cukup dengan membersihkan menggunakan air dan sabun," kata Atik. Dia memberikan cara merawat lampu lampion hias, yakni :
1. Perlu diingat, kain kap lampu mudah menyerap debu. Oleh karena itu, sebaiknya setiap dua minggu sekali kap lampu dibersihkan.

2. Membersihkan kap lampu cukup menggunakan air sabun. Kain kap lampu dibasahi dan disikat dengan sikat yang berbulu lembut.

3. Jangan pernah merendam kap lampu dalam air sabun karena akan merusak kain.

4. Setelah dicuci, sebaiknya dikeringkan secara alami.

5. Hindari pancaran sinar matahari langsung karena dapat merusak kain dan cat pada kayu.

6. Untuk perawatan kayu sangat mudah. Cukup dengan menggunakan lap untuk membersihkan debu dan kotoran yang menempel pada kayu.

7. Sebaiknya menggunakan lap basah untuk mengangkat kotoran yang melekat pada kayu. Sebaliknya, lap kering digunakan jika ingin membersihkan debu.

8. Kayu dudukan lampu juga bisa dibersihkan dengan cairan khusus yang tersedia di toko. (PIN)


http://www2.kompas.com/


Salam

Sejuta Pengusaha

Jumat, Agustus 13, 2010

Membuat Usaha Salon

Membuka usaha atau Tempat Salon butuh perencanaan yang matang. Selain harus memiliki keahlian tentang seluk beluk Rias Make Up dan dunia kecantikan, calon pengusaha juga harus tahu segmen yang dipilihnya. hal ini berpengaruh besar terhadap masalah modal, peralatan yang dibutuhkan dan pelayanan yang diberikan.

1. Salon Panggilan (Individu)

Adalah Tempat Salon yang tidak membutuhkan tempat usaha karena aktivitasnya lebih banyak berada di kediaman pelanggan (Kursus Salon). Hal yang paling dibutuhkan oleh pengusaha salon jenis ini adalah alat transportasi, nomor telepon bisnis (HP), dan sedikit dana.

Hal-hal yang wajib diperhatikan:
- Modal : kurang dari 5 juta
- Alat : alat yang mudah dibawa antara lain : gunting rambut, krim untuk creambath, make up, dan baju sewaan.
- Perawatan : perawatan yang sederhana karena jenis pelayanannya biasanya sangat spesifik, seperti potong rambut, creambath, lulur. Atau jika bentuknya salon tradisional maka biasanya berupa Rias Make Up dan outset (sewa pakaian), misalnya untuk pernikahan (Salon Make Up).

2. Salon Rumahan (Usaha Pemula)

Biasanya sebelum menyewa ruko dipinggir jalan atau kios di mall, seseorang akan memulai usaha Salon Make Up dengan memanfaatkan ruangan di dalam rumahnya. Untuk kelas pemula, layanan yang diberikan biasanya perawatan wajah dan rambut. Lihat Class Make Up dan Make Up Kursus.

Hal-hal yang dibutuhkan untuk memulai usaha salon rumahan:- Modal : Antara Rp. 5- 15 juta dan dapat merekrut 2 orang tukang stylish Rias Salon dan tukang cuci rambut dengan kapasitas 5 pelanggan yang sudah memiliki sertifikat dari tempat Kursus Salon. Namun bila anda mempunyai keahlian, cukup dengan menambah 1 atau 2 asisten saja. Klik Class Make Up dan Make Up Kursus

Alat :
* Untuk perawatan wajah anda perlu Bed Facial, peralatan fasial, steam, baskom, masker, scrub, dan lap.
* untuk perawatan rambut anda perlu Hair dryer, pengering rambut, rak plastik, gunting, sisir, shampo dan kondisioner.
*Untuk perawatan tubuh sediakan bahan luluran
*Untuk perawatan kuku, sediakan peralatan manicure-pedicure dan celemek.

Adapun jenis perawatan yang dapat kita berikan antara lain:

*wajah : fasial, masker dan scrub
*rambut : potong rambut dan creambath
*kuku : manicure, pedicure dan refleksi
*Tubuh : lulur tubuh namun terbatas variasinya, misalnya lulur buah dan cokelat.

Selain melayani perawatan, untuk yang mempunyai keahlian (Class Salon) bisa juga melayani make up dan pewarnaan rambut.

Sumber: riasdapur.blogspot.com

Minggu, Agustus 08, 2010

Bisnis Busana Muslim

Bisnis toko busana muslim sekarang semakin marak digeluti para wanita. Tak hanya artis, kalangan masyarakat umum pun dapat menjalankan bisnis toko busana muslim ini dan sukses. Produk busana muslim sangat ramai dicari pembeli terutama di bulan puasa atau menjelang lebaran. Model produk busana muslimah sekarang juga tidak ketinggalan jaman, modis dan nyaman dipakai. Selain butik busana muslim anda pun dapat menjual aksesoris lainnya seperti kerudung,mukenah, kopiah, dll selain busana muslim. Untuk memulai bisnis busana muslimah ini simak beberapa tips berikut ini :

Grosir vs eceran

Jika punya modal besar, anda bisa terjun sebagai penjual butik pakaian muslimah grosir. Artinya, anda menjadi orang pertama yang membeli dari
toko busana muslim online dan menjualnya kembali dalam jumlah banyak pula. Keuntungannya, anda bisa mendapatkan barang pakaian muslim dengan harga sangat murah karena langsung dari sumber pertama yaitu busana muslim online. Sebaliknya, jika hanya punya modal sedikit, anda bisa menjadi penjual pakaian muslimah eceran. Sebagai toko busana muslim online, anda bisa mengambil keuntungan 30-100 persen. Dengan membeli satu jenis barang paling banyak 1 kodi (20 potong),

Desain sendiri
Buat anda yang memiliki kemampuan mendesain, anda bisa terjun sebagai penjual butik pakaian sekaligus produsen busana muslim online (membuat sendiri produk yang akan anda jual). Untuk memproduksi sendiri, anda tak perlu memiliki konveksi sendiri kok. Anda bisa menggunakan sistem makloon. Dengan sistem ini anda cukup menyediakan desain dan bahan produk busana muslim murah.

Tren mode
Yang perlu diperhatikan, baik sebagai penjual maupun produsen produk busana muslim murah, anda harus memiliki kemampuan melihat tren butik pakaian muslim. Bahkan, akan lebih baik jika anda bisa menciptakan tren busana muslim sendiri. Mengapa? Karena busana muslimah merupakan produk yang selalu berubah desainnya dari waktu ke waktu. Desain pakaian muslim yang menarik dan mengikuti tren terbaru tentu akan banyak diminati pembeli. Itu sebabnya, buat anda “si pemain baru” perlu membekali diri dengan pengetahuan soal desain, perkembangan mode, tren warna, dan model baru sesuai keinginan pasar.

Dukung kampanye
stop dreaming start action sekarang

http://azmeera.com