Minggu, Agustus 08, 2010

Bisnis Busana Muslim

Bisnis toko busana muslim sekarang semakin marak digeluti para wanita. Tak hanya artis, kalangan masyarakat umum pun dapat menjalankan bisnis toko busana muslim ini dan sukses. Produk busana muslim sangat ramai dicari pembeli terutama di bulan puasa atau menjelang lebaran. Model produk busana muslimah sekarang juga tidak ketinggalan jaman, modis dan nyaman dipakai. Selain butik busana muslim anda pun dapat menjual aksesoris lainnya seperti kerudung,mukenah, kopiah, dll selain busana muslim. Untuk memulai bisnis busana muslimah ini simak beberapa tips berikut ini :

Grosir vs eceran

Jika punya modal besar, anda bisa terjun sebagai penjual butik pakaian muslimah grosir. Artinya, anda menjadi orang pertama yang membeli dari
toko busana muslim online dan menjualnya kembali dalam jumlah banyak pula. Keuntungannya, anda bisa mendapatkan barang pakaian muslim dengan harga sangat murah karena langsung dari sumber pertama yaitu busana muslim online. Sebaliknya, jika hanya punya modal sedikit, anda bisa menjadi penjual pakaian muslimah eceran. Sebagai toko busana muslim online, anda bisa mengambil keuntungan 30-100 persen. Dengan membeli satu jenis barang paling banyak 1 kodi (20 potong),

Desain sendiri
Buat anda yang memiliki kemampuan mendesain, anda bisa terjun sebagai penjual butik pakaian sekaligus produsen busana muslim online (membuat sendiri produk yang akan anda jual). Untuk memproduksi sendiri, anda tak perlu memiliki konveksi sendiri kok. Anda bisa menggunakan sistem makloon. Dengan sistem ini anda cukup menyediakan desain dan bahan produk busana muslim murah.

Tren mode
Yang perlu diperhatikan, baik sebagai penjual maupun produsen produk busana muslim murah, anda harus memiliki kemampuan melihat tren butik pakaian muslim. Bahkan, akan lebih baik jika anda bisa menciptakan tren busana muslim sendiri. Mengapa? Karena busana muslimah merupakan produk yang selalu berubah desainnya dari waktu ke waktu. Desain pakaian muslim yang menarik dan mengikuti tren terbaru tentu akan banyak diminati pembeli. Itu sebabnya, buat anda “si pemain baru” perlu membekali diri dengan pengetahuan soal desain, perkembangan mode, tren warna, dan model baru sesuai keinginan pasar.

Dukung kampanye
stop dreaming start action sekarang

http://azmeera.com

Kamis, Juli 29, 2010

Bisnis Percetakan Printing

Usaha Percetakan Printing membutuhkan berbagai proses untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan sehingga mereka akan mencetak ulang. Usaha Percetakan ini bisa dilakukan pada pagi hari atau malam hari, tergantung pesanan. Jika pesanan semakin besar, maka waktu yang dibutuhkan juga semakin banyak sehingga mesin bekerja 24 jam. Salah satu peralatan Percetakan Offset Printing yang dibutuhkan adalah mesin cetak.

Mesin yang sering dipergunakan dikenal sebagai mesin Toko yang harga terbarunya Rp 75 juta. Mesin ini mampu mencetak sebanyak 5.000 lembar per jam dengan isian satu folio, tetapi hanya mencetak satu warna (hitam-putih). Anda dapat juga memakai mesin bekas yang harganya Rp 25 juta-Rp 30 juta, tergantung usia mesin.

Umumnya orang yang memulai usaha Percetakan Printing ini menggunakan mesin bekas, sambil belajar mengenal mesin dan memahami problem permesinan. Apabila usaha Percetakan Offset sudah semakin besar, maka dapat digunakan mesin yang lebih mahal yang saat ini harganya sekitar Rp 3 miliar. Mesin ini dapat mencetak empat warna dengan kemampuan mencetak 10.000 lembar dengan isian 9 folio.

Harga mesin bekas dengan kemampuan sama sekitar Rp 700 juta untuk mesin buatan tahun 1994. Biasanya pengusaha yang berpengalaman dalam usaha ini tidak membeli mesin terbaru jika order yang diterima besarnya tidak enam kali harga mesin. Uraian penggunaan mesin sudah jelas menyatakan, usaha Percetakan Offset Printing ini harus dimulai dengan mesin bekas.

Selanjutnya, dibutuhkan mesin potong kertas karena sangat vital sekali untuk membuat rapi hasil cetakan. Harga mesin potong kertas terbaru Rp 17 juta, tetapi pengusaha dapat juga mencari mesin bekas dengan harga minimum Rp 10 juta dengan kemampuan masih dapat diandalkan. Agar mesin potong tidak mubazir, pengusaha dapat menerima pesanan potong kertas dengan pendapatan Rp 500 per kilogram kertas.

Pengusaha Offset Printing juga dapat membeli mesin master, tetapi sebaiknya pekerjaan diberikan kepada pemilik mesin saja. Saat ini satu master seharga Rp 5.000. Jika banyak pekerjaan membuat master, maka mesin ini mutlak diperlukan.

Pengusaha Percetakan Offset juga memerlukan operator mesin yang sekaligus memelihara mesin. Pengusaha sebaiknya merekrut mereka yang lulus STM jurusan mesin agar pengusaha Percetakan tidak kerepotan apabila mesin rusak. Gaji operator Rp 1,5 juta-Rp 2,5 juta. Kemudian, dibutuhkan pembuat lay-out menggunakan komputer dengan pendidikan minimum SLTA dengan gaji Rp 750.000 per bulan.

bisnisukm.com

Salam,

Sejuta Pengusaha

Rabu, Juli 21, 2010

Kiat Usaha Percetakan

Banyak orang berpikir Untuk memulai usaha selalu dibutuhkan modal besar seperti pembikinan Cetak Kaos. Neon Box dan Cetak Sablon apalagi yang berhubungan dengan cetak-mencetak (Graphic Designer).Sekali lagi kendala yang selalu ada dalam benak orang adalah ‘MODAL DAN MODAL’. Seringkali Kita selalu menunda cita-cita untuk memiliki sebuah usaha baru karena terbebani modal yang kecil dan (mungkin) ketakutan dalam diri Kita sendiri akan kegagalan yang mungkin nantinya yang akan terjadi.Tapi setidaknya Kita bisa berpikir lebih positif ke depan dengan keberhasilan yang akan Kita raih daripada hanya berpikiran kearah kegagalan yang akan menimpa Kita. Graphic Designer dan Print Designer

MEMBUKA USAHA PERCETAKAN hanya Bermodal Printer

Bayangkan hanya bermodalkan sebuah Printer Anda sudah bisa membuka usaha percetakan tanpa minimal order. Dengan printer ini, Anda mampu membuat kartu nama, Cetak Brosur, sticker di atas kertas Art Paper, Sticker Glossy, atau membuat Nota NCR.INILAH SAATNYA cetak murah tanpa minimal order. Lihat Neon Box dan Print Graphic

Biasanya yang berhubungan dengan dunia cetak mencetak (Graphic Designer), pastilah harganya mahal, dan tidak menerima order yang kecil. Seringkali Percetakan Besar mensyaratkan dengan jumlah tertentu tidaklah dengan jumlah kecil.

Pernah terpikirkah :
* Melayani Order cetak Brosur cukup 100 lembar saja?
* Melayani Order cetak cukup 1 Lembar saja?
* Melayani Pembuatan Kartu Nama 1 Box saja mulai dari 10 ribu/box?
* Melayani Cetak Foto ukuran 4R hanya Rp. 600,-/lembar?
* Dan semuanya itu dengan harga yang murah?
* Dan hal semuanya itu tidak didapatkan di percetakan BESAR?

Banyak varian cetak yang bisa kita garap, mulai dari Brosur, KartuNama, Kalender, Poster,undangan, dll. Sayangnya investasi mesin cetak (Print Designer), konvensional maupun digital sangatlah mahal, berkisar ratusan juta hingga milyaran rupiah.Dengan investasi yang sangat besar, tentu saja akan memakan waktu yang cukup lama bagi anda untuk mencapai break event point (kembali modal).Belum lagi faktor lain seperti service, perawatan & spare parts mesin yang tidaklah murah. Klik Cetak Kaos dan Cetak Sablon.

Apa yang Anda Perlukan untuk memulai usaha ?

1. Komputer (Minimal PIII )
2. CD Tutorial Corel Draw + Photo Shop + Software Instant
3. Software,template dan sebagainya.
4. Printer Mini Infus + Tinta ( Kualitas Photo )
5. Hardware & Peralatan cetak ID Cards & Pemotong Kartu Nama Otomatis
6. Mesin Pemotong , Binding,Laminator,Template,Dll.
7. CD Format Ukuran Photo, Contoh Desain, Background Photo, Frame Bingkai Photo, Frame Kalender.

Nah, kalo Anda sudah siap dengan peralatan Print Graphic diatas berarti Anda sudah bisa memulai usaha percetakan dengan modal mini dan hasil maxi..... yang penting yakin dan selalu berpikiran positif untuk selalu maju kedepaan.....

Sumber: sohib.net

Membuat Stand Pameran Pengunjung

Merancang sebuah Stand Pameran

Mempunyai lapak di pameran bisnis maupun pameran lainnya namun minim pengunjung yand datang ke Stand Pameran bisnis anda karena miskin desain dan interaktivitas. Desain Stand Pameran Anda akan menjadi kunci untuk mendapatkan perhatian pengunjung, untuksemua itulah Stand Pameran bisnis Anda berada disana. Untuk membuat orang berhenti, berbicara, bertanya, melihat, mendengar, mengambil dan membeli...

Jika Anda merancang Stand Pameran bisnis, Anda harus ingat bahwa Anda ingin berbicara kepada sebanyak mungkin pengunjung. Karena itu Anda harus merancang Stand Pameran agar pengunjung mendapatkan sebanyak mungkin informasi dan pengalaman dalam waktu singkat.

Jika mempunyai fasilitas video, cobalah untuk membaurkan TV ke dalam desain Stand Pameran Anda, cobalah untuk menyampaikan informasi dengan menggunakan visual seperti Poster, foto, diagram dan prototipe. Jangan terlalu banyak menampilkan teks karena pengunjung akan bosan membacanya. Jika mereka ingin informasi lebih lanjut, mereka akan berbicara dengan Anda, jika teks tidak dapat dihindari, pastikan teks tersebut ditempatkan/ditata secara.

JIka anda memiliki Keterangan yang lebih rinci tentang Produk/Perusahaan akan lebih baik bila disampaikan melalui leaflet atau brosur, sehingga pengunjung dapat membaca lebih lanjut di kemudian hari, Anda harus menghormati bahwa mereka juga ingin melihat pameran bisnis sebanyak mungkin. Pastikan bahwa orang-orang dapat dengan mudah bergerak disekitar Stand Pameran bisnis anda tanpa kerumitan menghindari peralatan dan perabotan. Jangan berpikir bahwa semakin besar Stand Pameran Anda semakin baik, Semakin besar area Stand Pameran bisnis bisa lebih sulit untuk dikendalikan.

maksimalkan warna yang tepat untuk menghidupkan Stand Pameran bisnis Anda. Hindari warna yang terlalu gelap dan pada saat yang sama tidak menggunakan warna yang terlalu terang. Kunjungi pameran sebelumnya untuk mendapatkan beberapa gagasan tentang skema warna sehingga Anda dapat menemukan sesuatu yang paling sesuai dengan bisnis Anda, tetapi cobalah untuk menambahkan sedikit orisinalitas.

Anda dapat menggunakan poster berukuran besar yang dipasang pada dinding Stand Pameran Anda, biaya pencetakan poster saat ini dalam jangkauan setiap orang, dan efeknya profesional. Kebanyakan kota-kota besar telah memiliki layanan cetak Poster berukuran besar dan mereka akan membantu dengan desain. Ada sejumlah percetakan on-line yang dapat menerima desain Anda dan kemudian mengirimkannya ke Anda.

Pencahayaan juga penting karena terlalu banyak dapat menyebabkan panas yang berlebihan, sehingga sulit bagi Anda untuk bekerja dengan tetap nyaman, pengunjung juga akan terpengaruh karena panas dan akan mengurangi rentang perhatian mereka.

Ketika merancang Stand Pameran bisnis Anda, ingatlah bahwa Anda sedang mencoba untuk menarik perhatian dan yang menjadi penting bahwa Anda menambahkan sebanyak mungkin orisinalitas, tetapi jangan berlebihan melakukannya.

Sumber: www.thexhibits.com

Jumat, Juli 16, 2010

Beberapa Bidang Usaha Laundry

1. Jasa Laundry Kiloan (perorangan/keluarga)

Paket
laundry kiloan ini terdiri dari pelayan lengkap (cuci & setrika), Hanya cuci (tanpa diseterika), Hanya setrika dan Hanya megeringkan cucian.


2. Jasa Laundry Bulanan (perorangan/keluarga)


Paket
cuci laundri ini merupakan paket yang lebih ekonomis, usaha laundry yang terbagi menjadi 3 jenis yaitu Pelayanan lengkap (cuci & seterika), Hanya cuci dan Hanya seterika


3. Jasa Pencucian Karpet & Bed Cover


4. Jasa
Bisnis Laundry Seragam untuk Perusahaan


Beberapa perusahaan membutuhkan tambahan persediaan seragam untuk karyawan kontrak, dengan cara mencuci ulang seragam karyawan yang dikembalikan karena sudah habis masa kontraknya. Pelayanan
cuci laundri bisa juga dengan menyediakan jasa pencucian seragam layak pakai sekaligus melakukan perbaikan berupa penggantian resluiting atau kancing yang lepas hingga 10 % dari jumlah barang.


5. Jasa Laundry untuk Karyawan Perusahaan


Misalnya menyediakan jasa
laundry untuk para karyawan dengan harga yang lebih murah dibandingkan jika menggunakan jasa laundry hotel.


6. Dry Cleaning untuk Jas, Kebaya dll


Bisnis laundry
menggunakan Steam dengan high pressure untuk melakukan proses dry cleaning Jas, kebaya dll


7. Jasa Laundry Hotel / SPA


Beberapa hotel / SPA mengalami kehabisan stock linen pada saat weekend/holiday karena regular
laundry mereka mengalami penumpukan jumlah cucian sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan linen bersih dari hotel / SPA.


http://yukbisnis.com



Sabtu, Juli 10, 2010

Bisnis Perawatan Anjing

Diceritakan, ibu satu putra itu menekuni usaha salon anjing keliling ini karena berangkat dari keluarga yang hobi memelihara anjing. Sebelumnya ia pun merupakan pelanggan setia salon anjing pula. Saat sebelum menikah sekitar sepuluh tahun yang lalu dan masih tinggal di Jakarta cukup gampang mendapati salon binatang. Namun tidak demikian setelah ia mengikuti suami tinggal di Karawaci, Tangerang. Apalagi suaminya pada awalnya tidak terlalu menyukai anjing. Ia diperbolehkan tetap membawa anjing puddle kesayangannya asalkan tidak sampai menimbulkan bau sehingga bagaimana pun caranya dia mesti bolak-balik ke Jakarta hanya untuk memandikan atau terpaksa membayar lebih agar pegawai salon mau datang ke rumahnya. Dari pengalaman itu akhirnya menimbulkan keinginan memiliki salon anjing sendiri. Ia bahkan sampai kursus di Singapura karena tidak mau sekadar asal-asalan.

Meskipun pada dasarnya hanya berangkat dari hobi, menurut wanita pebisnis di bidang garmen, restoran, juga pemasok buah-buahan di supermarket tersebut sebenarnya usaha ini prospektif asal dilakukan memakai sistem yang profesional bukan sekadar mengejar keuntungan atau hanya karena mengikuti trend.

Salah satu kendala yang acap dialami, diakui Henny adalah masalah pengaturan jadwal itu sendiri. Di samping jarak tempuh, faktor yang menentukan lama tidaknya waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan masing-masing order adalah sifat setiap hewan
anjing yang dirawat. Maklum namanya binatang jelas bermacam-macam, ada yang penurut, galak, susah diam dan sebagainya. Kesulitan lain misalnya, lama perjalanan meleset dari perkiraan akibat kemacetan atau hujan. Dalam kondisi normal, seorang pelanggan yang meminta servis standar, dua atau tiga hari kemudian sudah dapat dilayani. Tetapi bila menghendaki layanan eksklusif maka waiting list bisa mencapai satu atau dua minggu. Sedangkan bagi costumer lama rata-rata sudah memiliki jadwal tetap. Misalnya perawatan anjing setiap dua minggu sekali atau tergantung kemauan masing-masing. Ada yang meminta setiap satu minggu didatangi, atau pun sebulan sekali setiap tanggal tertentu.

Oleh karena selalu merasa overload menerima order maka Henny bermaksud mengajak mitra yang tertarik mengembangkan bisnis jasa salon
perawatan anjing keliling tersebut. “Rencana saya bulan Juni ini sudah mulai membuka franchise sehingga nanti seluruh Jakarta, masing-masing terdapat dua tempat. Jadi seluruhnya dikepung,” ucapnya mantap. Salah satu keuntungan lain apabila telah memiliki banyak cabang, operasional akan jauh lebih mudah. Karena belum merata sementara ini jarak masih diperhitungkan pada saat menentukan besarnya harga. “Kalau sudah franchise maka seluruh Jakarta, bahkan seluruh Indonesia akan sama,” tukasnya.

www.majalahpengusaha.com

Rabu, Juli 07, 2010

Bisnis Sewa Apartement

Investasi sewa apartemen/jual apartemen Jakarta yang terlalu mahal, dan di lokasi itu banyak tersedia unit apartemen membuat konsumen sewa apartemen murah akan lama mengalami pengembalian (1 pengalaman menarik dari pemilik sewa apartemen Jakarta rumahbos.com). Jika demikian, bagaimana semestinya memilih apartemen jakarta dari penjual apartemen yang baik? Setidaknya ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan, di antaranya adalah apartemen murah dari penjual apartemen Jakarta tersebut harus berada dalam satu kawasan yang menyediakan kualitas hunian yang sehat dan berkualitas jika motif Anda untuk tinggal.

Bila sewa apartemen Jakarta dijadikan sebagai objek investasi, proyek sewa apartemen murah tersebut harus dapat berkembang. Karena itu, pilihlah sewa apartemen Jakarta di lokasi yang tanahnya telah terbatas, nilai sudah tinggi, potensi permintaan apartemen Jakarta dari penjual apartemen masih banyak, dan tidak memiliki pasokan apartemen murah dari penjual apartemen murah yang banyak. Selain itu, apartemen Jakarta juga harus berada di pusat permintaan pasar sewa yang tinggi daerah Sudirman, Semanggi, Casablanca sebagai jaminan investasi Anda yang memang berada di pusat perkantoran.

Konsep apartemen Jakarta dari penjual apartemen murah adalah untuk memberikan efisiensi waktu tempuh ke tempat kerja, maka harus mempunyai aksesibilitas yang baik. Fasilitas seharusnya disesuaikan kebutuhan Anda. Tidak usah mewah yang berakibat harga menjadi sangat mahal. Bila motif Anda untuk investasi, carilah yang mempunyai nilai investasi tinggi, salah satunya dengan mengamati pasar sewa.

Anda mungkin dapat survei langsung ke lokasi sekitar mengamati seberapa tinggi nilai sewa yang ada. Umumnya tingkat penerimaan sewa dilihat berdasarkan yield (nilai sewa bersih per tahun dibagi dengan nilai jual). Untuk apartemen Jakarta yang posisinya di CBD berkisar antara 9-11% dari nilai jual. Anda dapat menghitung-hitung sendiri. Jangan sampai lagi konsumen dibuat trauma.Seharusnya saat inilah saat yang tepat untuk berinvestasi di subsektor apartemen khususnya Jakarta dengan asumsi Anda menemukan lokasi dan proyek yang tepat. Selamat memilih!

http://www.wikimu.com/

Salam,

Sejuta Pengusaha


Senin, Juni 28, 2010

Persaingan Pakaian Online dan Konvensional

Dengan adanya teknologi internet teori marketing mengalami sedikit pergeseran. Seperti kita ketahui konsep marketing mix yaitu 7 P yang mutlak dan harus dilakukan salah satunya adalah pemilihan tempat ( Place ) yang strategis, dimana dalam konteks pemasaran tempat tersebut ramai dilewati, memiliki lay out yang baik dan sebagainya.

Akan tetapi kini dengan internet, dari dalam kamarpun bisa menjangkau dunia. Namun pertanyaan yang timbul adalah seberapa besar pengaruh perdagangan online (e-comerce) terhadap pedagang konvensional yang sudah mengakar selama ribuan tahun.


Berdasarkan hasil survey dilapangan terhadap pedagang
pakaian konvensional, ternyata dampak psikologis lebih terasa daripada dampak riilnya, oleh karena pengguna internet dikalangan masyarakat Indonesia masih sangat terbatas dan target yang tidak jelas dijalur online dan tentunya akan berpengatuh pada belanja pakaian online.


Berbeda dengan negara-negara maju, perkembangan e-comerce begitu pesat dan menjadikan pola
belanja pakaian online semakin familiar dan sempat membuat kewalahan para pedagang besar konvensional dalam menjalankan strategi marketingnya.


Bagi pedagang
pakaian online atau aksesoris lainnya, pertumbuhan pedagang online sejenis seharusnya tidak dipandang sebagai menyaingi pedagang online yang lain akan tetapi lebih tepat dipandang sebagai menghidupkan atau menggairahkan e-comerce itu sendiri khususnya di Indonesia. Karena dengan demikianlah pedagang online memiliki power untuk menyaingi pedagang pakaian konvensional.


Sebagai contoh misalnya sebuah mall yang besar hanya di tempati oleh segelintir pedagang dan sebagian besar toko/kios tutup, maka daya tarik terhadap mall tersebut juga akan menurun. Pertama karena tidak lengkap dan yang kedua karena tidak adanya persaingan yang ketat yang dapat menghidupkan suasana belanja ataupun suasana mall itu sendiri, demikianlah halnya dengan pedagang online.


Pertumbuhan jumlah pedagang di jalur
online justru akan menjadi daya tarik pasar yang secara langsung atau tidak langsung mendorong keingintahuan para customer yang mengejar efisiensi dalam belanja barang.


Pedagang
pakaian online tidak memiliki target pasar yang jelas dalam jangka pendek karena bagaimanapun keberadaannya mengharapkan para pembeli dari pedagang konvensional yang kita ketahui mayoritas sangat minim pengetahuannya tentang komputer atau internet, sedangkan minoritas pedagang konvensional yang mengerti teknologi ini tentu beralih atau membuka usahanya di jalur online juga, sehingga dengan demikian sangat kecil kemungkinannya terjadi jual beli antar sesama pedagang online.


Oleh karena itu pedagang online di Indonesia dalam jangka pendek lebih banyak memberi terapi kepada pedagang konvensional ketimbang mengambil alih posisi perdagangan.


Namun demikian bukan berarti pedagang
online tidak memiliki prospek dimasa depan, karena masih tergolong baru sehingga membutuhkan waktu menjadikan e-comerce lebih familiar sehingga efisiensi yang diharapkan semua pihak saat ini dapat tercapai.


http://hanslim.wordpress.com

Kamis, Juni 17, 2010

Cara Pengembangan Bisnis Inti

Terkadang terasa sulit mengetahui sebenarnya apa bisnis inti dari perusahaan yang kita miliki. Untuk kesulitan tersebut, ada sebuah tip sederhana walau dalam pemakaiannya tidak selalu tepat namun cukup akurat. Tips yang dimaksudkan ialah dengan mengenang masa silam langkah awal perusahaan, awal itulah bisnis inti perusahaan. Dan tulisan singkat ini hendak menampilkan bagaimana bisnis inti sebuah perusahaan dikembangkan.

Langkah awal sebuah perusahaan merupakan bisnis intinya. Mayoritas perusahaan dimulai dengan melayani satu pasar baik menggunakan produk tunggal maupun lini produk. Penggunaan produk tunggal dalam keberadaannya memberikan benefit spesifik bagi perusahaan tetapi sungguh benar-benar berisiko karena terlalu fokus melayani satu kebutuhan konsumen. Ini tidak berarti mengawali dengan lini produk dianjurkan melainkan kembali diserahkan kepada batasan kemampuan maupun sumber daya individu perusahaan.


Sejalan dengan keberhasilan pada langkah awal atau bisnis inti sebelum langkah
bisnis baru lainnya, manajemen pun mengambil keputusan memasuki produk dan pasar yang lain sebagai wujud kehendak mengurangi ketergantungan kepada peluang bisnis inti. Tentunya hal demikian, menuntut sumber daya menunjang pengembangan pada tiga alternative yang dapat dilakukan.


Alternatif pertama, mengembangkan bisnis inti dengan cara produk baru. Jelasnya dilakukan dengan memperbanyak produk yang ditawarkan kepada pasar sasaran perusahaan dengan peluang memanfaatkan saluran distribusi, dukungan promosi dan riset yang baik. Alternatif kedua ialah memasuki pasar yang baru. Tindakannya, mencari kelompok konsumen lain yang menggunakan produk sama atau hamper sama dimana dalam pelaksanannya perusahaan mempunyai sumber daya yang cukup dan dituntut juga mengembangkan strategi pemasaran terhadapnya. Alternatif ketiga, adalah diversifikasi yang berarti masuk pasar dan produk baru. Diversifikasi banyak digunjingkan orang paling berisiko dan dilakukan dengan cara internal development maupun akuisisi.


Meskipun begitu, diversifikasi tidak diingkari menarik dilakukan andai pasar
peluang bisnis inti tumbuh lambat, tersedia sumber daya, dan pilihan produk telah dibuat. Keberhasilan diversifikasi sangat bergantung kepada daya tarik pasar, biaya masuk menguntungkan, dan terdapat peluang meningkatkan keunggulan bersaing. Dengan demikian bisnis inti dikembangkan dengan cara produk baru, pasar baru, atau pasar dan produk baru.


http://id.shvoong.com

Salam,

Sejuta Pengusaha